Archive for the ‘Computer’ Category

Efisiensi merupakan salah satu kunci utama bagi bisnis dari berbagai skala untuk dapat bertahan dalam persaingan. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menghemat biaya operasional perusahaan.

“Dibandingkan dengan menggunakan komputer desktop, komputer all-in-one dapat menghemat ruang kerja hingga 70 persen,” kata Azis Wonosari, Business Development and Technical Manager Lenovo, pada keterangannya, 12 Juli 2010.

Azis menyebutkan, dari sisi penggunaan energi, komputer desktop yang lebih ringkas ini juga mampu menghemat daya lebih dari 20 persen.

Sebagai informasi, All-In-One PC merupakan PC di mana monitor, prosesor, grafis, memori dan media penyimpanan serta komponen lainnya dibuat menjadi satu kesatuan dalam ukuran yang lebih ringkas dibanding komputer desktop konvensional.

“Walaupun penggunaan perangkat mobile, akan tetapi terdapat banyak kondisi di mana penggunaan komputer desktop lebih masuk akal,” kata Sandy Lumy, Country Manager, Key Account Business, Lenovo Indonesia, pada kesempatan yang sama.

Untuk kebutuhan di atas, Lenovo menghadirkan ThinkCentre M90z di tanah air. Dengan layar sentuh Full HD 23 inci, pilihan prosesor Intel Pentium sampai Core i5 dan memori DDR3 1333 hingga 4GB, komputer ini hanya mengonsumsi daya di bawah 150 watt, termasuk monitor.

Produk ini sendiri sudah mulai tersedia di pasaran Indonesia dengan harga kisaran mulai dari 990 dolar AS.

Biostar Microtech Int’l Corp., produsen motherboard dengan merek Biostar meluncurkan BIO-unlocKING. Teknologi ini mendukung fungsi ACC AMD pada motherboard berchipset AMD 890GX yang terbaru buatan produsen asal Taiwan tersebut, TA890GXE v5.2.

Teknologi BIO-unlocKING ini juga akan kompatibel dengan motherboard berchipset 890FX, 880G, dan 870 misalnya seri TA890FXE, TA890GXB HD, TA880GB HD, TA880G HD, dan TA870+.

Seperti dikutip dari keterangannya, 19 Maret 2010, Biostar menyebutkan, menurut pengumuman resmi AMD beberapa waktu lalu, southbridge baru AMD yakni SB850 sendiri tidak mendukung fungsi ACC. Akan tetapi tim riset Biostar berhasil mengaktifkan kembali fungsi tersebut dan menghadirkannya pada publik.

Dengan BIO-unlocKING yang didesain untuk mengaktivasi fungsi ACC pada prosesor AMD, pengguna bisa membuka kunci core ekstra pada prosesor AMD. Dengan demikian, pengguna akan dapat menikmati kinerja yang lebih tinggi tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan apapun.

Untuk memudahkan, pengguna yang tidak terlalu memahami setting BIOS, dapat mengaktifkan core ketiga ataupun core keempat pada prosesor X2 AMD dengan satu tombol saja.

Saat komputer baru dinyalakan dan dalam menu POST, pengguna tinggal memencet tombol F3 di keyboard untuk membuat prosesor X2 mereka menjadi “X3” atau tombol F4 untuk membuat prosesor X2 atau X3 mereka menjadi prosesor “X4”.

Seperti diketahui, AMD menjual prosesor mereka sebagai Phenom atau Athlon X2 atau X3 jika mereka menemukan ketidaksempurnaan pada salah satu atau dua buah core prosesor mereka yang sejatinya terdiri dari empat buah.

Untuk memudahkan pengguna apakan prosesor yang mereka miliki dapat diaktifkan core yang dimatikan oleh AMD, Biostar akan menampilkan logo CPU Level up jika BIO-unlocKING berhasil mengaktifkan core tersebut. Pasalnya, tidak seluruh prosesor X2 atau X3 dapat diaktifkan core yang dicurigai AMD mengandung masalah.

Meski demikian, Biostar berani menjamin bahwa teknologi BIO-unlocKING mereka sanggup menghadirkan kinerja sistem yang stabil dan lancar.

Western Digital mengumumkan bahwa mereka telah mendistribusikan solid state drive (SSD) jajaran WD SiliconEdge 2,5 inci. Produk ini diklaim dapat menghadirkan kecepatan baca/tulis dan kapasitas yang tinggi, serta kompatibilitas plug-and-play.

SSD WD SiliconEdge Blue, dengan kapasitas hingga 256 gigabit (GB), memiliki interface SATA native 3.0 gigabit per-detik (Gb/s), kecepatan baca hingga 250 megabyte per-detik (MB/s) dan kecepatan tulis hingga 170 MB/s.

“Pengembangan jajaran produk WD SiliconEdge Blue memanfaatkan pengalaman WD dalam mendesain dan membuat produk peranti penyimpanan yang andal serta jaringan distribusi di seluruh dunia,” kata Michael Hajeck, Senior Vice President dan General Manager, Solid State Storage Business Unit WD, pada keterangannya, 12 Maret 2010.

“Kami ingin mempercepat pengadopsian teknologi SSD oleh para OEM, pencinta teknologi, pemain game, dan mereka yang banyak berada di perjalanan,” kata Hajeck. “Para pelanggan yang membutuhkan kinerja terbaik akan membuktikan bahwa SSD WD SiliconEdge Blue melampaui semua persyaratan mereka,” klaim Hajeck.

Produk WD SiliconEdge Blue telah lulus prosedur pengujian integritas fungsional, di mana SSD menjalani pengujian untuk memastikan bahwa produk telah memenuhi standar integritas, keandalan dan kompatibilitas data.

Didesain untuk aplikasi client/konsumer dengan fungsi membaca yang intensif dan aplikasi OEM dengan fungsi membaca yang intensif selama 24 jam, SSD berbasis multi-level cell (MLC) ini menampilkan berbagai teknologi yang telah dipatenkan dan yang masih menunggu proses paten, seperti advanced wear-leveling dan error correction control, serta dukungan command TRIM dan NCQ (Native Command Queing) untuk memastikan kinerja dan daya tahan drive maksimal dengan kompatibilitas plug-and-play  yang mudah.

Produk ini sendiri sudah tersedia melalui distributor dan reseler teseleksi. Harga yang disarankan (MSRP) untuk SiliconEDge Blue dengan kapasitas 64GB adalah Rp 2.854.170,- (termasuk PPn 10%) dan kapasitas 128GB adalah Rp 5.411.670,- (termasuk PPn 10%). Kapasitas 256GB sendiri tersedia seharga Rp 10.219.770,- (termasuk PPn 10%). Garansi terbatas selama 3 tahun disediakan untuk produk tersebut.

Ingin memberikan hadiah istimewa bagi si kecil? Kamera yang satu ini sepertinya akan menjadi pilihan yang tepat. Karena selain dapat digunakan untuk memotret, kreativitas anak juga bisa terasah melalui permainan lego.

Lego Digital Camera, demikian nama gadget tersebut. Ada dua keuntungan yang bisa diperoleh dari kamera bercorak warna-warni ini. Pertama mengasah kreativitas anak melalui permainan bongkar pasang lego. Kedua, anak juga bisa belajar fotografi dengan memotret berbagai objek menarik di sekitarnya.

Dikutip dari Gather, Senin (1/3/2010), berikut spesifikasi yang dihadirkan kamera 3MP tersebut:

  • 4x digital zoom
  • built-in flash dan fixed focus
  • LCD screen 1,5 inchi
  • kapasitas 128MB yang dapat memuat hingga 80 foto
  • kabel USB untuk mentransfer foto ke PC
  • baterai lithium-ion isi ulang
  • bongkahan lego di bagian atas dan bawah kamera
  • memiliki ukuran 4″x2,5″x1,5″

Kamera ini dapat ditebus dengan harga 49,99 Poundsterling atau sekitar US$76.

Bocoran mengenai Microsoft Courier, gadget yang konon adalah komputer tablet kian jelas. Situs teknologi Engadget kini mengklaim mendapatkan foto dan video Courier dari sumber terpercaya.

Video mengenai Courier bahkan sudah nampang di YouTube. Menurut Engadget, Courier yang lebih tampak sebagai e-reader ketimbang tablet ini menampilkan dua layar multitouch 7 Inch. Sedangkan beratnya kurang dari 1 kg dan tebalnya di kisaran 1 Inch.

Berbeda dari rumor bahwa perangkat ini berbasis Windows 7, sistem operasi Courier dikatakan sama dengan software yang digunakan di Zune dan Windows Phone 7, yakni Windows Embedded CE 6.0. Prosesornya diklaim mengandalkan Nvidia Tegra 2.

Bahkan seperti dilansir TheRegister, Minggu (7/3/2010), kisaran waktu peluncurannya pun diungkapkan, yakni pada kuartal 3 atau 4 tahun 2010 ini. Namun perkiraan harganya tidak disebutkan.

Ada yang menilai bocoran ini sengaja dilakukan Microsoft untuk mengalihkan perhatian khayalak dari iPad. Apple baru-baru ini memang mengumumkan, iPad akan segera dipasarkan pada awal April mendatang.

Anda masih menggunakan sistem operasi Windows XP? Sah-sah saja. Menjelajah internet dengan browser Internet Explorer yang tersedia di sana? Tentu tidak masalah.

Meski sistem operasi Windows 7 sudah hadir dan siap menggantikan OS legendaris Microsoft tersebut, akan tetapi banyak pengguna yang betah dan belum segera beralih. Demikian pula dengan pengguna Internet Explorer yang masih menjadi browser paling dominan di internet.

Akan tetapi, baru-baru ini ternyata ditemukan sebuah celah keamanan dalam VBScript, yang hanya mempengaruhi pengguna Windows 2000, Windows XP, dan Windows Server 2003. Lewat celah tersebut, kode berbahaya bisa masuk ke komputer pengguna dengan bantuan satu tombol. Yakni tombol F1 di keyboard.

Seperti dikutip dari Engadget, 4 Maret 2010, sejumlah situs berbahaya mendesak pengguna untuk menekan tombol F1 di keyboard. Tujuannya, menurut situs tersebut, agar pengguna membuka fitur Microsoft Help untuk mencari bantuan.

Akan tetapi, saat pengguna menekan tombol F1, sebuah kode berbahaya dijalankan dan masuk ke komputer pengguna tersebut.

Microsoft sendiri berjanji untuk melakukan investigasi penuh terhadap masalah ini dan akan mengeluarkan penanggulangannya secepat mungkin. Sambil menunggu solusi dari produsen software terbesar itu, ada baiknya Anda menghindari menekan tombol F1 saat sebuah situs memintanya.

Atau, kalaupun Anda masih menggunakan sistem operasi Windows 2000, XP, atau Server 2003, silakan gunakan browser lain selain Internet Explorer.

Kabar tak sedap beredar seputar piranti lunak driver untuk kartu grafis Nvidia. Sebuah kasus telah dilaporkan yang menunjukkan rusaknya kartu grafis akibat kesalahan dari driver 196.75.

Demikian kabar yang beredar di berbagai situs seperti dikutip detikINET dari Engadget, Jumat (5/3/2010). Dikabarkan bahwa driver Nvidia versi 196.75 memiliki error yang bisa berakibat fatal pada pengguna.

Engadget melaporkan beberapa pemain StarCraft II Beta menghadapi penurunan frame rate saat menggunakan driver terbaru itu. Masalahnya terletak pada pengaturan otomatis kipas kartu grafis yang tak berfungsi dengan baik.

Tak hanya penurunan frame rate, kasus yang lebih parah juga telah dilaporkan. Konon dampaknya mulai dari chip yang kepanasan, performa yang menurun dan bahkan rusak totalnya sebuah kartu grafis.

Nvidia pun dikabarkan sigap menyikapi masalah ini dan mencabut update tersebut dari situsnya. Pengguna yang sudah terlanjur menggunakan versi 196.75 dianjurkan untuk melakukan roll-back alias kembali ke versi sebelumnya (196.21).

Dikabarkan, kubu ‘si hijau’ ini sedang menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Belum ada konfirmasi apakah benar ada masalah pada driver Nividia itu atau tidak.